ACEH TAMIANG – Tim gabungan terdiri atas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh, personel Tipiter Polres Aceh Tamiang, Dinas Kesehatan dan Dinas Perindag Aceh Tamiang menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) dengan merazia barang-barang makanan hampir diseluruh swalayan dan grosir yang tersebar di seputaran Kota Kualasimpang dan Karang Baru, Rabu (21/6/2017). Kegiatan tersebut dalam rangka melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan khususnya yang beredarĀ  pada bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1438 Hijriyah.

Tim yang dibagi dua regu ini langsung mendatangi sekaligus mendata produk barang ke sejumlah minimarket seperti Indomaret, Alfamidi, Alfamart, grosir dan swalayan sebagai sentral perbelanjaan yang menjual beragam jenis produk makanan.

Plh. Kepala Seksi Penyidikan BBPOM Banda Aceh, Eko Aprianto, didampingi stafnya, Umi Chairani Malik dan Saddam kepada tribratanews.polresacehtamiang.com mengatakan, sebanyak 15 sarana pangan grosir dan swalayan yang tersebar di Aceh Tamiang menjadi sasaran razia Tim BBPOM. Dari hasil pemeriksaan tersebut banyak ditemukan barang-barang konsumsi telah rusak danĀ  kadaluwarsa.

Berdasarkan data Tim BBPOM menyebutkan, ke 15 minimarket/swalayan yang terdapat barang rusak dan kadaluwarsa, yakni Alfamidi di Desa Bukit Tempurung, toko grosir “Nasib Jaya” Kualasimpang, Alfamart di jalan Ir. H. Juanda Kualasimpang, Alfamart jalan Cut Nyak Dien, Kulasimpang, toko Asia jalan Iskandar Muda No 2, Kualasimpang, Indomaret SPBU Desa Bukit Tempurung, toko Semarang jalan M Dahlan Kulasimpang.

Selanjutnya pada toko grosir Gasik jalan Panjaitan Kualasimpang, toko Cahaya Pelangi Kualasimpang, toko Sumber Rejeki jalan A Yani Kualasimpang, toko M24 jalan Cut Nyak Dien Kualasimpang, Indomaret Desa Sriwijaya, Shakinah swalayan jalan Kota Lintang Atas, Indomaret Kota Lintang dan Indomaret di jalan Cut Nyak Dien Kualasimpang. “Seluruh barang yang dinyatakan rusak dan kadaluwarsa langsung dimusnahkan oleh pemiliknya masing-masing,” ujar Eko.

 

Humas Atam
Riyan Nanda

loading...