Aceh Tamiang. Pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) adalah segala kegiatan yang meliputi segala usaha untuk menumbuhkan pengertian, dukungan dan keikutsertaan masyarakat aktif dalam usaha menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Pendidikan masyarakat (Dikmas) di bidang lalu lintas dilaksanakan juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap lalulintas serta memberikan pemahamam terhadap bagaimana cara berkendara yang baik dan benar sebgai pengguna jalan, karena dalam masyarakat yang modern lalu lintas merupakan factor utama pendukung produktivitasnya. Dan dalam lalu lintas banyak masalah atau gangguan yang dapat menghambat dan mematikan proses produktivitas masyarakat. Seperti kecelakaan lalu lintas, kemacetan maupun tindak pidana yang berkaitan dengan kendaraan bermotor. Untuk itu polisi lalu lintas terutama unit dikmas lantas mempunyai peran dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat selaku pengguna jalan untuk mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas. itu yang di lakukan sat lantas selama melakukan tanya jawab dengan para pelajar dari SMP Swasta Muhammadiyah Aceh Tamiang yang sudah melakukan tanya tawab tentang tugas lalu lintas terutama unit dikyasa yaitu pendidikan dan rekayasa jalan.1/10/2017

ada juga beberapa pertanyaan yang di jawab oleh Bripka M.ikwan Suar Selaku Kaur Mintu Lantas kepada Lima pelajar Tingkat SMP yaitu ” Kenapa Anak Dibawah Umur SMP Tidak Boleh Bawa kendaraan Bermotor dan sanksi apa yang di berikan jika bawa kendaraan” dengan tenang kami menjawab ” dalam Undang-undang no 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan Jalan pasal Pasal 77 Ayat (1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis Kendaraan Bermotor yang dikemudikan.

Syarat Mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) terdapat dalam Pasal 81
(1) Untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi sebagaimanadimaksud dalam Pasal 77, setiap orang harus memenuhipersyaratan usia, administratif, kesehatan, dan lulusujian.
(2) Syarat usia sebagaimana dimaksud pada ayat (1)ditentukan paling rendah sebagai berikut:
a. usia 17 (tujuh belas) tahun untuk Surat IzinMengemudi A, Surat Izin Mengemudi C, dan SuratIzin Mengemudi D;
b. usia 20 (dua puluh) tahun untuk Surat IzinMengemudi B I; dan
c. usia 21 (dua puluh satu) tahun untuk Surat IzinMengemudi B II.
(3) Syarat administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1)meliputi:
a. identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk;
b. pengisian formulir permohonan; dan
c. rumusan sidik jari.
(4) Syarat kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)meliputi:
a. sehat jasmani dengan surat keterangan dari dokter;dan
b. sehat rohani dengan surat lulus tes psikologis.
(5) Syarat lulus ujian sebagaimana dimaksud pada ayat (1)meliputi:
a. ujian teori;
b. ujian praktik; dan/atau
c. ujian keterampilan melalui simulator.
(6) Selain persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2),ayat (3), ayat (4), dan ayat (5), setiap PengemudiKendaraan Bermotor yang akan mengajukan permohonan:
a. Surat Izin Mengemudi B I harus memiliki Surat Izin Mengemudi A sekurang-kurangnya 12 (dua belas)bulan; dan
b. Surat Izin Mengemudi B II harus memiliki Surat IzinMengemudi B I sekurang-kurangnya 12 (dua belas) bulan.

Jika Sanksi yang diberikan terdapat pada Pasal 281

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah)

himbauan kasat lantas Polres Aceh Tamiang Akp Dede kurniawan,SIK kepada seluruh para pelajar mulailah membiasakan diri menggunakan angkutan umum atau becak motor jika keluar rumah utamakan keselamatan dalam berkendaraan.

by Ikwan Zed

 

loading...