ACEH TAMIANG – Pada hari Rabu tanggal 11 Oktober 2017 sekira pukul 13.00 WIB bertempat di kediaman ( rumah ) Datok Penghulu Desa Bandar Khalifah Kec. Bendahara Kab. Aceh Tamiang telah dilaksanakan mediasi pemecahan masalah tentang perselisihan sengketa tanah warisan berupa kebun sawit antara abang beradik, yakni sdr. Amiruddin ( selaku abang ), umur 52 tahun, pekerjaan pedagang, alamat Dusun Suka Raja Desa Bandar Khalifah Kec. Bendahara Kab. Aceh Tamiang dengan sdr. Irwan ( selaku adik ), umur 43 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Jl. Bunda Dalam RT/RW 004/006 Desa Ulak Karang Utara Kec. Padang Utara Provinsi Sumatera Barat.

Kejadian tersebut berawal mula dari sdr. Amiruddin menggadaikan tanah warisan dari orang tuanya pada tahun 2011 yang lalu, kebetulan tanah yang di gadaikan tersebut ada hak adiknya ( sdr. Irwan ), karna sdr. Amiruddin tidak sanggup menebus tanah yang di gadaikannya tersebut, sehingga sdr. Amiruddin menjual tanah tersebut kepada orang yang sama pada tahun 2014 yang lalu tanpa sepengetahuan sdr. Irwan, sehingga sdr. Irwan merasa geram kepada abangnya ( sdr. Amiruddin ) dan menuntut serta meminta haknya atas penjualan tanah warisan yang di jual oleh sdr. Amiruddin.

Kemudian oleh Bhabinkamtibmas Desa Bandar Khalifah Polsek Bendahara an. Briptu. Sophian Hadi berkoordinasi dengan Datok Penghulu dan Perangkat Desa Bandar Khalifah, yang kemudian memanggil serta mendudukan sdr. Amiruddin dan sdr. Irwan di kediaman Datok Penghulu Desa Bandar Khalifah untuk dilakukan mediasi. Kemudian dari hasil mediasi ditemukan titik temu bahwa Sdr. Amiruddin mengakui kesalahannya karna telah menjual tanah warisan orangtuanya tanpa persetujuan dari sdr. Irwan, sehingga sdr. Amiruddin meminta waktu mencari pinjaman uang dan berjanji akan memberikan uang tersebut kepada sdr. Irwan. sdr. Irwan pun menyetujuinya.

Kemudian sekira pukul 17.00 WIB bertempat di kediaman datok penghulu telah dilanjutkan kembali pemecahan masalah antara sdr. Amiruddin dengan sdr. Irwan. berhubung uangnya uang pinjaman sdr. Amiruddin sudah ada, sehingga bhabinkamtibmas meminta sdr. Amiruddin untuk menyerahkan langsung hak ( uang ) atas penjualan tanah warisan kepada sdr. Irwan sebesar Rp.4.000.000,- dengan di saksikan langsung datok penghulu dan perangkat desa.

Kemudian bhabinkamtibmas menyampaikan pesan -pesan kamtibmas kepada sdr. Amiruddin agar tidak mengulangi lagi perbuatan yang sama, diharapkan kepada sdr. Amiruddin dan sdr. Irwan untuk tidak saling menaruh dendam dan tetap menjalin hubungan silaturahmi yang baik mengingat keduanya abang beradik. kemudian keduanya saling maaf memaafkan, berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama dan tetap menjalin silaturahmi. kegiatan selesai pada pukul 19.30 WIB. selama kegiatan berlangsung aman dan lancar. ( SH )

loading...