Tribratanewspolresacehtamaing.Com- Sebanyak 9 (sembilan) pasang calon pengantin yang akan melaksanakan perkawinan dengan anggota Polri, menjalani sidang BP4R (Badan Pembantu Penasehat Perkawinan Perceraian dan Rujuk) yang bertempat di Aula Dhira Brata Polres Aceh Tamiang, Kamis (27/5/2021) Pukul 09.00 Wib.

Kegiatan sidang BP4R ini dipimpin langsung oleh Waka Polres Aceh Tamiang Kompol Yusuf Liwardi yang dampingi oleh Kabag Sumda Kompol Niti Prayitno S.Ikom, MH dan ketua Bhayangkari cabang Polres Aceh Tamiang yang di wakili oleh Ny. Murni Liwardi, dan juga turut di dampingi oleh Kasie Propam Iptu Zulfikar serta Kasiwas Iptu Augus Jumonang.

Saat membuka Sidang, Waka Polres Aceh Tamiang Kompol Yusuf Liwardi mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan sidang BP4R harus terlebih dahulu dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan persyaratan untuk di mulai sidang ini.

 

Masih arahannya, jika kalian nanti sudah berumah tangga, kalian harus dapat dapat mengerti apa tugas serta peran kita, bagi suami harus mengerti apa tugas dan tanggung jawab seorang suami dan bagi istri juga harus tau apa tugas dan tanggung jawab sebagai istri, saling mengerti serta saling menghargai agar rumah tangga menjadi nyaman dan terciptalah rumah tangga yang sakinah mawaddah dan warrahmah, ujar Waka Polres.

“Bahwa Sidang BP4R adalah sidang untuk memberikan izin nikah pada anggota Polres Aceh Tamiang yang akan melaksanakan pernikahan, sidang nikah ini wajib di laksanakan bagi seluruh Personel Polri beserta calon pasangannya yang akan melangsungkan pernikahan karena merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk melangsungkan pernikahan”, pungkas Waka Polres.

Dalam arahan Kabag Sumda Kompol Niti Prayitno S.ikom. M.H. sesuai Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2010, setiap Anggota Polri atau Polwan yang akan melaksanakan perkawinan harus melalui proses sidang BP4R sebelum pernikahan dilangsungkan.

Selanjutnya Kabag Sumda mengatakan bahwa Perlu diketahui bahwa tugas Polri sangat berat dan beraneka ragam, untuk itu sebagai istri dari anggota Polri harus memahami suaminya. Sehubungan dengan hal tersebut diatas selaku seorang istri anggota Polri dituntut dalam kesederhanaan,” Ujar Kabag Sumda.

Selanjutnya pesan dari Wakil Ketua Bhayangkari yang di wakilkan oleh Ny. Murni Liwardi menyampaikan selaku anggota Bhayangkari mempunyai peran ganda, selain menjadi istri dan ibu rumah tangga, juga berperan membantu suami dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Bhayangkari adalah salah satu organisasi besar, sebagai Persatuan Istri Anggota Polri yang langsung bernaung dibawah Polri. Bhayangkari dituntut kesederhanaan dalam segala bidang, dalam hal ini diutamakan kerja sama yang baik dalam Organisasi, selain itu Sebagai seorang istri dari anggota Polri, wajib mendukung kegiatan dan tugas-tugas yang dikerjakan oleh suami dan juga wajib menjaga keharmonisan dalam membina rumah tangga, tambah Ujar Ny. Murni Liwardi.

Sementara itu, Kasi Propam Iptu Zulfikar mengatakan, setelah dilakukan pengecekan terhadap calon yang akan disidangkan, kesembilan anggota Polri ini tidak memiliki permasalahan terhadap kedinasannya.

Kemudian Iptu Augus Jumonang sebagai Kasiwas, memberikan arahan bahwa kesembilan pasangan ini dalam berumah tangga tetap dalam pengawasan kami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here