ACEH TAMIANG – Rumah Tarmizi seorang datuk penghulu (Kades) Marlempang, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, diberondong peluru oleh orang tak dikenal OTK, Senin (13/2/2017) dini hari.

Informasi diperoleh tribratanews.polresacehtamiang.com menyebutkan, penembakan terhadap pintu rumah tempat tinggal datuk penghulu Desa Marlempang terjadi sekitar pukul 00.45 WIB dini hari. Suara letusan terdengar sebayak tiga kali. Namun pemilik rumah sedang tertidur sehingga tidak dengar rumahnya dihujani peluru.

“Pada pukul 00.40 WIB saya sedang menonton TV di dalam rumah, memang ada mendengar suara letusan pelan namun tidak saya hiraukan dan melanjutkan nonton TV hingga tertidur,” tutur datuk Tarmizi kepada wartawan di kediamannya, Desa Marlempang.

Dia baru mengetahui rumahnya ditembak OTK, saat anaknya bernama Dian (18) menyapu rumah pada pukul 07.30 WIB pagi, melihat pintu rumahnya berlubang kecil dan di halaman rumah ditemukan selongsong munisi.

Selanjutnya, Dian langsung memberitahukan kepada ayahnya Tarmizi dan menduga peluru tersebut dariĀ  suara letusan yang didengarnya tengah malam tadi. “Berarti letusan tadi malam dari senjata api,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Tarmizi telah melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Bendahara dan menghubungi Koramil setempat.

Sejumlah warga Desa MarlempangĀ  yang tidak bersedia ditulis identitasnya menduga, peristiwa tersebut ada kaitannya dengan Pilkada serentak 2017. Namun menurut mereka selama ini datuk penghulu Desa Marlempang, Tarmizi dikenal netral tidak ada mendukung Paslon manapun baik calon Gubernur/wakil Gubernur dan Bupati/wakil Bupati Aceh Tamiang. “Apalagi terlibat politik praktis tidak pernah kami lihat,” kata warga.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK kepada tribratanews.polresacehtamiang.com Senin (13/2) membenarkan kejadian penembakan tersebut. “Benar ada insiden penembakan di rumah salah seorang datuk (kedes) pada pukul 00.40 WIB. Dari TKP ditemukan sebanyak 3 buah proyektil dan 3 buah selongsogan peluru,” terang Kapolres.

Dikatakan Yoga, proyektil dan selongsongan tersebut berasal dari senjata api jenis pistol Caliber 9 mm. Sejauh ini motifnya belum diketahui apakah menyangkut Pilkada atau tindakan kriminal murni. “Pelaku menembak kearah pintu depan dengan senjata laras pendek saat pemilik rumah sedang tertidur, pagi harinya baru diketahui ada penembakan itu. Motifnya belum jelas masih didalami, bisa juga dalam suasana Pilkada tapi bisa juga tidak. Namun begitu suasana di Aceh Tamiang masih aman dan kondusif,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut Kapolres AKBP. Yoga Prasetyo, SIK bersama jajarannya mengaku langsung turun ke TKP meninjau rumah korban penembakan dengan membawa peralatan untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP sembari meminta keterangan para saksi.

Teks foto: OLAH TKP : Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Yoga Prasetyo, SIK bertanya kepada warga setempat seputar peristiwa penembakan di rumah datuk penghulu Desa Marlempang, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang yang terjadi, Senin (13/2) sekitar pukul 00.45 dinihari. Atas kejadian tersebut jajaran Polres Aceh Tamiang sudah melakukan olah TKP dirumah korban, pada Senin siang.

 

Humas Atam

Riyan Nanda

loading...