tribratanews.polresacehtamiang.com-Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian, SIK melalui Perwira Pengendali (Padal) didampingi Perwira Pendamping Ipda Zulfahmi bersama pesonil Pleton Siaga berhasil menangkap seorang tersangka membawa Narkotika jenis ganja  saat melaksanakan Razia Pemberantasan Kejahatan Jalanan di Jalan Medan-Banda Aceh tepatnya di depan Mapolres Aceh Tamiang. Sabtu (11/8/18) jam 22.30 wib.

Tersangka yang di tangkap berinisial : SM, (35), penduduk Dusun Deret, Desa Pining, Kecamatan Pining, Kabuaten Gayo lues dan barang bukti yang disita saat penangkapan berupa 1 Bal Narkotika jenis ganja setelah di timbang seberat 6 Kilogram.

Padal Pleton Siaga menjelaskan, Berdasarkan Surat Perintah Kapolres Aceh Tamiang, Pada Sabtu (11/8)jam 22.00 wib, Personil Pleton Siaga melaksanakan Razia Kenderaan di pimpin oleh Kasat Tahti IPDA MUHAMMAD NUR di dampingi Perwira Pendamping Wakapolsek Bendahara IPDA ZULFAHMI di depan Mapolres Aceh Tamiang dalam rangka antisipasi Kejahatan Jalanan.

Pada saat giat razia dilakukan, tiba-tiba salah seorang warga masyarakat datang melaporkan kepada personil yang sedang melaksanakan razia bahwa ada seseorang lelaki yang turun dari mobil Pick up L300 dengan memakai sebuah tas ransel dan membuang sebuah kardus ke semak-semak pinggir jalan tepatnya di bawah pokok rambutan di depan Mesjid Al-Ikhlas Desa Tanah Terban berjarak lebih kurang 100 meter dari lokasi razia.

Selanjutnya petugas berhasil menangkap tersangka dan menyita barang bukti ganja yang di simpan di semak-semak tepatnya di bawah pohon rambutan sebanyak 1 Bal seberat 6 Kilogram.

Interogasi sngkat, tersangka mengakui bahwa ganja yang di sita petugas benar miliknya yang di bawa dari daerah Aceh Timur dengan tujuan untuk di jula Ke Medan Sumatera Utara dan ganja tersebut sebelumnya di beli dari tersangka (UC) di daerah Aceh Timur.

Pengembangan, saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka (UC) ternyata ianya sudah melarikan diri dan telah diterbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

Selanjutnya tersangka berikut barang bukti di bawa ke Polres Aceh Tamiang guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. tutup Ipda M. Nur.