ACEH TAMIANG – Kepolisian Resor Aceh Tamiang melakukan press release hasil penangkapan saat pelaksanaan Operasi Antik Rencong-2017 sejak tanggal 12 Oktober 2017 dan berakhir pada tanggal 31 Oktober 2017 dihalaman Mapolres Aceh Tamiang. Rabu (1/11/2017) pagi.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Zulhir Destrian, SIK, MH kepada tribratanews.polresacehtamiang.com, memaparkan hasil penangkapan saat pelaksaan Operasi Antik 2017. “Selama operasi digelar, Polres Aceh Tamiang dan Polsek jajaran berhasil mengungkap sebanyak 15 kasus dengan rincian, 12 kasus Sabu-sabu kemudian 2 kasus Ganja serta 1 kasus Pil Ekstasi”, papar Kapolres.

Dari 15 kasus tersebut, lanjut Kapolres, ada 6 kasus yang ditangani Satuan Reserse Narkoba dan 9 kasus ditangani oleh Polsek jajaran Polres Aceh Tamiang dengan jumlah tersangka sebanyak 28 orang yang terdiri 27 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.

“Kemudian barang bukti yang berhasil disita sebanyak 94,17 gram sabu-sabu, 96 Kg Ganja kering, 108 butir Pil Ekstasi, kemudian satu unit Mobil serta enam unit sepeda motor”, tutur Kapolres.

Sesuai dengan undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, terhadap ke 28 tersangka tersebut dapat dipidanakan dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda maksimum sebanyak Rp. 8 Milyar.

Sebelum menutup press release, Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Zulhir Destrian, SIK, MH, menghimbau kepada para tamu yang hadir agar bersama-sama memerangi Narkoba untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya dan efek Narkoba bagi kehidupan.

 

Humas Atam
Riyan Nanda

loading...