ACEH TAMIANG – Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Tamiang membekuk seorang laki-laki berinisial AR (46) diduga sebagai pengedar sabu-sabu di Dusun Ar Rahim, Desa Kota Lintang, Kecamatan Kualasimpang, Aceh Tamiang, Kamis (4/5/2017) menjelang petang.

Dari tangan tersangka turut diamankan barang bukti sebanyak 21 paket sabu-sabu siap edar dan bukti peralatan lainnya. Sejauh ini AR dikenal sangat ‘licin’, pernah saat akan ditangkap beberapa waktu lalu namun tersangka berhasil lolos dari kepungan petugas.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasatres Narkoba Iptu. Wijaya Yudistira, SH kepada tribratanews.polresacehtamiang.com, Jumat (5/5/2017) membenarkan penangkapan tersebut.

Dikatakan, AR tercatat sebagai warga Desa Alur Cucur, Kecamatan Rantau, dan di tangkap di rumahnya Dusun Ar-Rahim, Desa Kota Lintang, Kualasimpang. “Benar tersangka sangat ‘licin’, ini upaya penangkapan kedua kalinya. Sebelumnya tersangka sempat melarikan diri dan kemirin sore target berhasil ditangkap,” ungkap Wijaya.

Sebelumnya tim Opsnal Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang mendapat informasi sering terjadi transaksi narkotika sabu di area tempat tersangka tinggal, di Kota Lintang, Kualasimpang. Setelah itu dilakukan penyelidikan singkat dan sekira pukul 17.30 WIB petugas melakukan penggerebekan dan meringkus tersangka di rumahnya.

Menurutnya, untuk menangkap tersangka pihaknya terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara agar tersangka menyerah. Pada saat itu AR akan kabur lagi, namun upayanya gagal, Polisi berpakaian preman telah mengepung kediamannya. Kemudian dilakukan penggeledahan yang turut didampingi perangkat Desa setempat. “Tersangka menyimpan paket sabu-sabu di selah-selah dinding papan dibagian dapur rumahnya,” kata Kasat.

Adapun barang bukti yang disita yakni, 21 paket kristal sabu 1,40 gram, satu buah pipa kaca silinder, satu ponsel dan satu unit sepeda motor jenis bebek BL 5704 UQ. Sementara tersangka saat ini sudah mendekam disel tahanan Mapolres Aceh Tamiang, guna pemeriksaan lebih lanjut.
Humas Atam
Riyan Nanda

loading...