ACEH TAMIANG – Polisi Sektor Kejuruan Muda Polres Aceh Tamiang menangkap satu unit mobil truk colt diesel Nopol BK 8949 CJ yang mengangkut puluhan batang kayu gelondongan tanpa dilengkapi dokumen sah diruas jalan Medan-Banda Aceh tepatnya di depan Pos Polisi Perbatasan Aceh-Sumut, Kamis (19/1/2017)

Didalam truk tersebut hanya ada satu orang yakni, sopir yang berhasil kabur saat petugas lengah. Sedangkan puluhan batang kayu jenis sembarang keras tersebut diamankan di Mapolsek Kejuruan Muda.

Kemudian pada hari Senin (23/1) barang bukti tersebut diserahkan ke Mapolres Aceh Tamiang untuk pengusutan lebih lanjut.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu. Ferdian Chandra, S.Sos kepada tribratanews.polresacehtamiang.com, Senin (23/1) sore mengatakan, puluhan kayu gelondongan tersebut diduga hasil pembalakan liar dari kawasan hutan negara diwilayah Tenggulun, Aceh Tamiang.

Penangkapan berawal adanya informasi dari masyarakat yang melihat mobil truk bermuatan berat melaju dari Tenggulun ke arah Simpang Seumadam. Kemudian Unit Reskrim Polsek Kejuruan Muda membuntuti mobil tersebut sampai Pos Polisi Perbatasan Aceh-Sumut baru distop untuk dilakukan pemeriksaan pada Kamis, (19/1) pukul 08.30 WIB. “Ternyata benar truk tersebut membawa kayu gelondongan,” terang Chandra.

Setelah itu diminta untuk menunjukkan surat angkutan kayu, sopir tidak bisa menunjukannya kepada petugas. Kemudian Polisi naik keatas truk mengecek kayu tersebut. Saat petugas lengah, sopir langsung langkah seribu melarikan diri kearah Langkat, Sumut, hingga kini masih dalam pengejaran.

Dipaparkan, barang bukti yang disita di TKP yaitu, satu unit truk colt diesel warna kuning BK 8949 CJ, sekitar 30 batang kayu gelondongan, STNK, surat pajak, SIM mobil atas nama Dedi Harianto dan dua lembar surat keterangan asal usul kayu yang dibuat dan ditanda tangani datuk penghulu Desa Rimba Sawang.

“Meski tersangkanya kabur belum ketangkap, kasus ini tetap diproses sesuai Pasal 94 UU RI Nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan P3H,” ungkapnya.
Humas Atam
Riyan Nanda

loading...