Tribratanewspolresacehtamiang. Com.- Kepala Kepolisian Resor Aceh Tamiang AKBP Ari lasta Irawan, SIK memimpin langsung pelaksanaan pengamanan Unjuk rasa yang di laksanakan oleh Aliansi Rakyat dengan tuntutan penolakan  Undang Undang Omnibuslaw Cipta kerja, bertempat di depak Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (09/10/2020) pukul 09.00 Wib.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) polres Aceh Tamiang AKP Syukrip I Panigoro, SIK, MH selaku orang yang paling bertanggung jawab dalam pelaksanaan pengamanan Unjuk Rasa penolakan Undang Undang Omnibuslaw Cipta Kerja tersebut , saat di temui oleh Tribratanewspolresacehtamiang. Com.- mengatakan bahwa dalam mengantisipasi terjadinya Tindakan Anarkis saat pelaksanaan unjuk Rasa tersebut Polres Aceh Tamiang menerjunkan 250 personilnya yang terdiri dari Personil yang berseragam lengkap (Sat Sabhara, Lantas, Polwan Dll) dan juga personil yang berpakaian Preman (Intel, Reskrim Dll),

Selain dari pada personil Polri (Polres Aceh Tamiang) pelaksanaan Pengamanan unjuk Rasa tersebut juga di bantu oleh personil Kodim 0117/Aceh Tamiang, WH dan juga satpol PP, Kabupaten Aceh Tamiang, Jelas Kabag Ops AKP, Syukrip I Panigoro, SIK, MH.

Dari hasil pantauan Tribratanewspolresacehtamiang.com.- dilapangan di peroleh keterangan bahwa Sebagai penangung jawab dalam  kegiatan tersebut adalah M.Abdi Pratama,25 Tahun, Pelajar/Mahasiswa, Dusun Sido Rukun Desa Jamur jelatang kec.Rantau Kab.Aceh Tamiang dan Koordinator lapangan/aksi adalah M.Fauzi,25 Tahun,Dusun Teluk Bayur Desa Tanjung Geulumpang kec.Sekerak Kab.Aceh Tamiang

Kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 300 orang yang terhimpun dalam beberapa lembaga dan Komunitas diantaranya yaitu:
1.FL2MI wil aceh
2.KNPI kota kulasimpang dan KNPI bandar pusaka
3.PCPMII Kab.Aceh Ramiang
4.Karang taruna Aceh Tamiang
5.HMI
6.STAI Aceh Tamiang
7.SMUR
8.Ruang edukasi
9.Projeck 19
10.IVSAT
11.IMATA
12.Rumah pergerakan
13.Babo projeck
14.Gabungan anak SMA2 dan SMKN 2 Karang Baru

Adapun Tuntutan massa sehubungan dengan dilaksanakannya aksi unjuk Rasa tersebut adalah:
1.Mendesak presiden agar Mengeluarkan peraturan pemerintah sebagai penganti (PERPU) dalam mencabut Omnibuslaw cipta kerja
2.Mendesak DPR RI untuk merevisi pasal-pasal di omnibuslaw yang kontroversial yang dapat merebut Hak asasi manusia.
3.Adanya pernyataan sikap dari pihak DPRK Aceh Tamiang untuk menolak UU omnibuslaw

Adapun Rangkaian kegiatan unjuk rasa tersebut yaitu:
1.pukul 10.00 wib Massa bergerak dari titik kumpul halaman Mesjid Syuhada Karang baru ke kantor DPRK Aceh Tamiang

2.Pukul 10.30 wib Massa sampai di depan kantor DPRK Aceh Tamiang dan menyampaikan beberapa orasi dan tuntutan

3.pukul 10.50 wib anggota DPRK yang diwakili oleh Wakil Ketua 1 an.Fadhlon,S.H. Dan Wakil ketua 2 DPRK Aceh Tamiang an.M.Nur menerima massa didepan kantor DPRK Aceh Tamiang

4.Pukul 11.25 wib atas dasar kesepakatan anggota DPRK Aceh Tamiang yang diwakili oleh Wakil 1 dan wakil II DPRK Aceh Tamiang,massa masuk ke ruang sidang utama DPRK Aceh Tamiang untuk dilakukan Negosiasi antara Pihak DPRK Aceh Tamiang dengan massa unjuk rasa

5.pukul 11.30 wib Diskusi dan Negosiasi dilakukan dari pihak DPRK Aceh Tamiang yaitu :
a.Fadlon,S.H. (Wakil ketua 1 DPRK Aceh Tamiang)
b.M.Nur (Wakil ketua 2 DPRK Aceh Tamiang)
c.Rahmat (Ketua Banleg DPRK Aceh Tamiang/ketua PBB)
d.Dedi suriansyah (anggota komisi 4/ketua PKS)
e.Miswanto,S.H (Ketua Fraksi Partai Aceh/ketua Komisi 4)

Dan pihak Massa yaitu:
a.M.Fauzi (aliansi rakyat)
b.Angga (aliansi rakyat)
c.Amirudin (Aliansi rakyat)

6.pukul 11.52 wib Pihak massa yang diwakili oleh M.Fauzi membacakan tuntutan aksi.

7.Pukuk 11.55 wib perwakilan massa an.Amirudin menyampaikan beberapa saran dan masukan ke pada Pihak DPRK Aceh Tamiang.

8.Pukul 11.58 wib Ketua DPRK Aceh Tamiang an Suprianto,S.T tiba di ruang sidang untuk mendengarkan aspirasi dari Massa aliansi masyarakat.

9.pukul 12.15 wib Ketua DPRK Aceh Tamiang an.Suprianto,S.T memenuhi tuntutan massa aksi diantaranya yaitu:
a.Membaca secara lisan Dukungan Pihak DPRK Aceh Tamiang menolak UU omnibuslaw dan mendesak agar presiden mengeluarkan Perpu utk mencabut UU omnibuslaw cipta kerja b.Menanda tangani petisi utk menolak UU Omnibuslaw Cipta kerja

10.Pukul 12.23 wib massa membubarkan diri dengan tertib

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here