ACEH TAMIANG – Dari hasil pengembangan kasus pil ekstasi sebelumnya kata Wijaya, Tim gabungan Satres Narkoba dan BNNK Aceh Tamiang berhasil menagkap seorang tersangka lainnya, yaitu TSB (23) warga Desa Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota. Laki-laki muda itu dibekuk petugas di dalam kamar hotel Desa Halban Jati, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumut, Kamis 10/8/2017) dini hari pukul 01.00 WIB.

Selain meringkus seorang pelaku, petugas juga mengamankan barang-bukti berupa 4 butir pil ekstasi yang disimpan dalam kotak rokok. “Tersangka TSB di tangkap di Hotel Besitang (AKR), Kabupaten Langkat. Jenis barang-buktinya sama, pil ekstasi warna pink berlogo Rolex,” katanya.

Kasatres Narkoba Iptu. Wijaya Yudistira Putra, SH menegaskan, ketiga tersangka yang ditangkap merupakan pengedar pil ekstasi diwilayah Aceh Tamiang. Mereka diserahkan dan akan diproses hukum di Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang. “Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) UU Nomor : 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, Direktur RSUD Aceh Tamiang, Ibnu Azis, SKM yang dihubungi tribratanews.polresacehtamiang.com, Kamis (10/8/2017) mengatakan, sudah mengetahui anak buahnya  ditangkap BNNK dan Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang tadi malam. “Benar SY PNS RSUD yang bertugas di Bagian Laboratorium,” terangnya.

Namun demikian kata Azis, hal itu diluar dari tugasnya sebagai pegawai rumah sakit. Sejauh ini pihaknya selalu mengingatkan seluruh jajaran PNS dan tenaga medis di RSUD untuk tidak terlibat narkoba melalui kegiatan apel pagi di RSUD sempat. “Bahkan setiap enam bulan sekali kami melakukan tes urine di RSUD,” ujarnya.

 

Humas Atam

Riyan Nanda

loading...