ACEH TAMIANG – Dua pelaku pencuri kipas angin dan tabung gas elpiji sekaligus penadahnya terpaksa berurusan dengan Polisi dan kini mereka “nyangkut” di sel tahanan Polres Aceh Tamiang, Selasa (23/5/2017).

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu. Ferdian Chandra, S.Sos yang dikonfirmasi tribratanews.polresacehtamiang.com mengatakan, dua pelaku pencurian berinisial K (30) dan Kar (33), mereka warga Desa Durian, Kecamatan Rantau. Sedangkan penadahnya HC (32) Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Kualasimpang.

Tindak pidana pencurian dilakukan pada hari Kamis (18/5/2017) sekitar pukul 01.00 WIB di Dusun Saadah Desa Kota Lintang, Kualasimpang. Pelaku menyantroni rumah Rusli yang dijaga oleh Ismansyah (55).

Pada saat korban mengecek rumah melihat dibagian samping rumah ada sebuah tangga kayu berdiri. Selain tangga, dia juga menemukan kain baju dan celana jeans menggantung diatas tembok, lalu korban mengecek bagian dapur dengan kondisi ruangan sudah berserakan. Ternyata satu unit kipas angin dan satu tabung gas sudah raib.

“Selanjutnya korban melaporkan ke pemilik rumah dan membuat pengaduan ke SPKT Polres Aceh Tamiang dengan Nomor : LP/B/47/V/2017, Tanggal 22 Mei 2017. Kemudian dilakukan pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) tersebut,” terang Kasat.

Dikatakan, sebelumnya, Unit Opsnal Satreskrim Polres Aceh Tamiang melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi orang yang diduga pelaku, selanjutnya pada hari Senin (22/5/2017) sekitar pukul 17.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku K dan Kar. Dari tangan pelaku turut disita barang bukti berupa satu kipas angin, satu tabung gas dan sebuah tangga kayu.

“Berkat hasil pemeriksaan terhadap keduanya akhirnya mengakui barang curian ditampung oleh HC warga Desa Bukit Tempurung dan dilakukan langsung pengembangan kasus untuk memburu penadah. Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke 3e, 4e dan 5e KUH Pidana,” tandasnya.

Humas Atam
Riyan Nanda

loading...