ACEH TAMIANG – Nelayan Tradisional Kecamatan Seruway Aceh Tamiang mengadu ke Camat bahwa Pukat Trawl masih beroperasi di Peraiaran Laut Seruway. Senin (30/10/17).

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Seruway melalui Wakapolsek Iptu Asrul Rinaldi kepada tribratanews.polresacehtamiang mengatakan Para Nelayan Tradisional Desa Seikuruk Kecamatan Seruway mendatangi Kantor Camat Seruway dan mengadukan bahwa sampai saat ini “Pukat Trawl” masih beroperasi di perairan laut Seruway.  Jauh sebelumnya sudah disepakatan bahwa Pukat Trawl tidak dibenarkan beroperasi di perairan laut Seruway karena apabila pukat trawl beroperasi maka Nelayan Tradisional tidak akan mendapat ikan sementara penghasilan para nelayan seikuruk hanya mencari ikan di perairan laut seruway, sebut Iptu Asrul

Atas pengaduan para Nelayan, Sekcam Seruway (Cakra Agie W), Wakapolsek Seruway (Iptu Asrul.R), Panglima Laot (Japaruddin), perwakilan nelayan sejumlah 15 0rang, berunding dan membuat kesepakat agar para Nelayan bersabar dan memberikan waktu  selama 2 minggu terhitung hari ini kepada pihak kecamatan untuk memanggil pihak pukat trawl yang beroperasi untuk diambil keterangan guna menentukan langkah lebih lanjut untuk menyelesaikan permasalahan, papar Iptu Asrul.

Setelah hasil kesepakatan disetujui kemudian para Nelayan tradisional seikuruk meninggalkan kantor camat dan pulang ke rumah masing-masing, tutup Iptu Asrul.

loading...