Tribratanews.polresacehtamiang.com,- Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian, S.I.K, M.H diwakili Kabag Ops AKP Sukirno, S.E menerjunkan 168 Personelnya untuk amankan Unjuk Rasa di Kantor DPRK Aceh Tamiang dan Kantor Bupati Aceh Tamiang. Rabu. (18/09/19).

Aksi Unjuk Rasa yang dilakukan oleh WALI (Wahan Lingkungan Independen) dengan jumlah Massa 11 Orang dan dipimpin oleh Koorlap Muhammad Suhaji tersebut meminta Pihak Pemda untuk memperbaiki/membenahi kinerja Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang dengan beberapa tuntunan yaitu :
1. Rekayasa jalan kota terkesan dipaksakan dan berdampak bagi perekonomian masyarakat.
2. Tidak adanya kejelasan Administrasi siswa/i SDN 3 Kuala Simpang berdampak pada status Siswa/i yang dipindah ke sekolah lain, dan mengancam masa depan generasi bangsa.
3. Lembaga MPD (Majelis Pendidikan Daerah) tidak menunjukkan kinerja sebagai lembaga pendidikan, karena diduga diisi oleh orang yang tidak memiliki latar belakang akademik sehingga kinerja MPD tidak berjalan sebagaimana mestinya
4. Penutupan Akademi Komunitas di Aceh Tamiang memberikan kesan Pemerintah Daerah tidak peduli terhadap dunia pendidikan tinggi bagi generasi muda yang ada di Aceh Tamiang.
5. Lambannya proses lelang/tender pekerjaan yang ada di Pemkab Aceh Tamiang yang akan berdampak pada serapan anggaran yang kecil dan putaran perekonomian di Aceh Tamiang.
6. Pelayanan RSUD Kab. Aceh Tamiang yang masih belum baik.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian, S.I.K, M.H melalui Kasubbag Humas Ipda Didik Surya saat dikonfirmasi Tribratanews.polresacehtamiang.com,- menjelaskan, setiap kegiatan masyarakat Pihak Polres Aceh Tamiang tetap akan melakukan pengamanan demi keamanan, kelancaran dan ketertiban kegiatan, begitu juga dalam hal Unjuk Rasa ini, walaupun peserta unjuk rasa yang relatif sedikit kami tetap lakukan pengamanan. Tutup Kasubbag Humas.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here