ACEH TAMIANG – Lima tersangka pengedar sekaligus pengguna sabu-sabu yakni, MP (21), Ir (31), RR (33), Riz (37) dan Sum (33) warga Kecamatan Bendahara diciduk aparat gabungan dari Polsek Bendahara dan BNNK Aceh Tamiang yang menyamar sebagai pembeli barang haram tersebut.

Selain menangkap lima pelaku, petugas juga mengamankan barang-bukti berupa narkotika sabu-sabu sebanyak 21,73 gram berikut peralatannya seperti, bong, timbangan, kaca pirex, gunting, pipet, plastik bungkus, mancis, plastik bekas sabu, slatip, pisau kecil, tas dan uang tunai Rp 1,1 juta.

Informasi dihimpun tribratanews.polresacehtamiang.com, Kapolsek Bendahara Polres Aceh Tamiang Iptu. Tavip Priawein mengatakan, kelima tersangka merupakan warga Kecamatan Bendahara. Tersangka yang pertama kali ditangkap yaitu, MP warga Tanjung Lipat 1, Kecamatan Bendahara. “MP ditangkap  petugas gabungan yang menyamar sebagai pembeli sabu saat berada dipinggir jalan depan SMA Negeri 1 Bendahara dikawasan Desa Seunebuk Dalam Mesjid, Rabu (27/9/2017) pukul 20.00 WIB,” kata Tavip Priawein, Kamis (28/9/2017).

Setelah menangkap MP, terang Kapolsek,  petugas gabungan terdiri BNNK Aceh Tamiang dan Polsek Bendahara melakukan pengembangan kasus dan berhasil menangkap empat pelaku lainnya yang diduga bersebahat dengan pelaku pertama.

Dipaparkan, sebelumnya petugas menyamar sebagai pembeli dengan memesan sabu kepada MP yang disepakati bertransaksi di depan SMAN 1 Bendahara. “Saat transaksi itu petugas langsung melakukan penangkapan terhadap MP dengan barang bukti 5.14 gram sabu,” ungkapnya.

Kepada petugas MP mengakui, sabu yang ada padanya milik Ir. Selanjutnya petugas bergerak melakukan penggeledahan di rumah Ir yang berada diseputaran Sungai Iyu, Bendahara dan menemukan sabu seberat 1,58 gram serta alat hisap bong.

Tidak cukup sampai disitu, penggeledahan dilanjutkan di rumah orang tua Ir dan petugas berhasil menemukan barang yang sama sabu seberat 15,11 gram. “Ir mendapatkan sabu dari Nan yang saat sedang kita cari. Jumlah tersangka yang diamankan sebanyak lima orang dan selanjutnya mereka dibawa ke Unit Reskrim Polsek Bendahara guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tandas Kapolsek.

 

Humas Atam
Riyan Nanda

loading...