tribratanews.polresacehtamiang.com-Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang AKP Dede Kurniawan, SIK mengikuti kegiatan Pelatihan Fungsi Tekhnis Lalulintas bidang Dikyasa dan Kamsel di Mapolda Aceh. Senin (5/2/18).

Kegiatan dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Ditlantas Polda Aceh, Para Kasat Lantas Kanit Dikyasa dan Perwakilan 2 orang personil lainnya tiap polres jajaran Polda Aceh.

Selain sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dilapangan di bidang dikyasa juga diharapkan agar memiliki Kemampuan edukasi kepada masyarakat dan pengguna jalan dalam rangka menciptakan Kamseltibcarlantas serta mampu berkordinasi dengan masyarakat setempat dan menyesuaikan kultur budaya yang berlaku diwilkum masing-masing secara profesional modern dan terpercayadiwilkum masing-masing. ujar Kasat Lantas

Dalam kesempatan itu Dir Lantas Polda Aceh menyampaikan arahan bahwa keberadaan polisi di tengah masyarakat (pos polisi) harus memberikan rasa aman dan nyaman di lingkungan sekitar, bila masyarakat antipati terhadap kehadiran polisi, maka perlu evaluasi dan melakukan pendekatan yang lebih simpatik.

Dirlantas mengatakan, silahkan melakukan terobosan kreatif yang tidak menciderai perasaan masyarakat dan sesuai aturan, serta manfaatkan media sosial sebagai wadah untuk meningkatkan citra Polri.

Polda Aceh akan menjadi percontohan sistem ERI tahun 2018, dimana pelayanan berbasis TI akan sangat membantu masyarakat dan  Hasil penelitian WHO, ada 7 penyebab faktor fasilitas korban kecelakaan yaitu : helm, pelanggaran batas kecepatan, melawan arus,
Child Restrain (keselamatan terhadap anak-anak), safety belt, penggunaan telp genggam, dan drink driver (alkohol).

Dirlantas menegaskan agar para kasat lantas mendukung kanit dikyasa untuk mencari terobosan menekan 7 faktor diatas dan Polri berada di pundak pundak kita semua, bukan berada di pundak petinggi polri, oleh sebab itu kita harus menjaga dan meningkatkan citra Polri itu sendiri.

Terakhir Dirlantas menghimbau untuk pelaporan Irsms selalu berjalan, agar perbedaan jumlah data laka antara Polri dan jasa raharja di tahun 2017 tidak terulang kembali.

loading...