tribratanews.polresacehtamiang.com-Kasat Intelkam Polres Aceh Tamiang AKP Firdaus Zufrida, ST. M.Si melalui Kanit I melaksanakan kegiatan monitoring Rapat Terpadu dan Asistensi penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di  Aula Dinas P2TP2A Kabupaten Aceh Tamiang. Senin (12/2/18).

Rapat Terpadu di pimpin oleh Bupati Aceh Tamiang H. MURSHIL SH M.Kn dan dihadiri oleh Ketua Pembina P2TP2A Aceh Sdri. DARWATI A GANI, Anggota DPRK SALBIAH, Ketua Darma Wanita Aceh Tamiang, Kepala Dinas BPMG, Kepala Dinas P2TP2A Ketua MPU ILYAS MUSTAWA, Ketua MAA, Kepala Baitulmal, Unit PPA Polres Aceh Tamiang, Sakti Peksos Aceh Tamiang dan Ketua Forum Kepala Desa Aceh Tamiang Sdr. Amiruddin.

 

Bupati Aceh Tamiang mengatakan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Aceh merupakan organisasi perangkat daerah sebagai unsur pelaksana Pemerintah Aceh di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dalam melaksanakan tugas dimaksud, DPPPA Aceh memiliki unit layanan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) “Rumoh Putroe Aceh yang menyediakan pelayanan publik bagi terutama perempuan dan korban kekerasan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Aceh sdri. Nevi Aryani, SE menyampaikan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di aceh tamiang dengan berbagai modus operandi, seolah tidak lagi mengenal batas kemanusiaan manusia harga manusia terkadang ujung kematian atau harga diri tergadaikan karna menjadi korban kekerasan pada perempuan dan anak merupakan tindakan yang berakibat kesengsaraan atau penderitaan secara fisik. seksual psikologis termasuk ancaman tindakan tertentu terhadap korban fenomena sosial ini menjadi sorotan dan perhatian berbagai pihak yang menunjukan bahwa bahaya dan potensi terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa terjadi dimanapun dengan pelaku apapun dan tidak mengenal kelas ekonomi dengan berbagai faktor penyebab. banyak kasus yang tindakan kekerasan terjadi ba di rumah tangga, sekolah maupun dilingkungan P2TP aceh.

Hasil monitoring bahwa Penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kabupaten Aceh Tamiang wajib mendapatkan perhatian khusus, sehingga kaum rentan (perempuan dan anak ) mendapatkan hak -hak sebagaimana mestinya dan perlu kiranya mensosialisasikan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak di kalangan masyarakat oleh Unit PPA dan sat Binmas guna menekan angka kerawanan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. papar Kasat Intelkam saat dikonfirmasi tribratanews.polresacehtamiang.com usai kegiatan rapat.

loading...