ACEH TAMIANG – Zulkarnain (37) seorang karyawan PT. Pertamina Drilling Services Indonesia (PT PDSI) dilaporkan meregang nyawa setelah tubuhnya ‘lengket’ tersengat arus listrik yang mengalir melalui seutas kawat jemuran di kamar mandi rumahnya, Gang Impres Dusun Pajak Pagi, Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Kamis (29/6/2017) sekitar pukul 17.45 WIB.
Informasi diperoleh tribratanews.polresacehtamiang.com menyebutkan, korban merupakan pekerja lapangan PT PDSI Sub bagian pengeboran di Rig produksi perminyakan dibawah naungan PT Pertamina EP Field Rantau. Pada Kamis sore itu, korban Zulkarnain baru pulang kerja dari lapangan Rig 59 PDSI, langsung mandi tanpa menanggalkan pakaian seragam kerja karena sudah kotor. Usai mandi, dalam kondisi tubuh basah, korban mengambil handuk di kamar mandi.
Tanpa disadari korban memegang kawat yang digunakan untuk menjemur handuk tersebut. Dugaan kuat, aliran listrik berasal dari kabel PLN yang telanjang menyentuh seng dan disuplai melalui kawat jemuran tersebut. “Ternyata kawat jemuran itu ada aliran listriknya sehingga Zulkarnain langsung kesetrum,” ujar Amirsyah (73) yang merupakan mertua korban, Kamis (29/6/2017) dari rumah duka.
Menurutnya, korban sempat menjerit kesakitan, lalu istri korban Aymuharni (35) dengar dan berusaha menolong dengan menarik baju sang suami, namun keduanya justru tersengat listrik bersama. Beruntung tubuh istri korban dapat terpental lepas dari maut. Sementara tangan suaminya tetap lengket dengan kabel telanjang tersebut. “Istrinya lari kedepan sudah membalikkan MCB/meteran listrik, namun aliran listrik tetap aktif. Kemudian saya putuskan kabel aliran listrik yang menuju ke rumah anak saya, baru dia (korban) bisa terlepas dari setrum itu dan terjatuh kelantai,” terangnya.
Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit Pertamina EP Field Rantau untuk mendapatkan pertolongan pertama, akan tetapi nyawa karyawan PDSI ini tidak dapat tertolong dan dinyatakan oleh pihak rumah sakit telah meninggal dunia. Saat ini jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka Dusun Pajak Pagi, Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau.
Kapolsek Rantau AKP. Marasaid Sagala yang dihubungi tribratanews.polresacehtamiang.com, Jumat (30/6/2017) membenarkan kejadian tersebut. “Diduga kabel listrik yang menuju rumah korban sudah rapuh dan terkelupas menempel di seng kamar mandi rumah korban menyebabkan munculnya aliran listrik liar dikawat jemuran kamar mandi. Jadi walaupun handle/MCB telah dimatikan arus listrik tetap aktif,” urainya.
Humas Atam
Riyan Nanda
loading...