TribrataNews.polresacehtamiang.com-Kasat Narkoba Iptu Yudistira Putra, SH mewakili Kapolres Aceh Tamiang menghadiri Press Release Oleh Tim BNN Pusat bersama Polda Aceh dan Bea Cukai Terkait Penangkapan Jaringan Narkoba Malaysia di Kantor BNNK Aceh Tamiang. Jumat (12/1/18).

Penggagalan penyeludupan dan penangkapan Pelaku Sabu sebanyak 40 Kg dilakukan oleh Tim Penindakan dari BNN Pusat, BNNP Aceh dan BNNK Langsa serta BEA Cukai Aceh berawal dari informasi adanya shabu yg dikirim dari Penang-Malaysia melalui jalur laut menuju Idi-Aceh Timur.

Selanjutnya Tim berhasil menangkap (HR) yg sedang mengendarai Sepmor, hasil introgasi ditemukan barang bukti Shabu sebanyak 11 Kg yg ditanam dipekarangan rumah (SN) dekat Kandang Ayam. Kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap (AM) dan  (SN) dirmhnya di Dusun Tgk Di Ceungai, Desa Babtayan, Kecamatan Nurussalam.

Dari hasil introgasi kedua Tersangka ditemukan barang Shabu sebanyak 19 Kg dirumah (AM). Kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap (JN) dirmhnya di Dusun Pelita, Desa Bantayan, Kecamatan Nurussalam. Hasil introgasi diketahui bahwa (JN) ada menyimpan 10 Kg Shabu dikapal motor “Oskadon” yg terletak di Kuala Bagok.

Sementara yg mengedalikan AM dan  HR adalah DB (DPO) berhasil melarikan diri dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang oleh BNN Pusat.

Jumlah Pelaku yg berhasil ditangkap sebanyak 4 (empat) orang dan Barang bukti yg disita :
40 bungkus Narkotika Jenis Sabu, 1 Unit kapal Motor “Oskadon”, 1 Unit Sepeda Motor BL-3596-ZQ dan 4 buah HP berbagai merk.

Terhadap Ke-empat Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Thn 2009 ttg Narkotika dgn ancaman Hukuman maksimal Pidana Mati.

Selanjutnya ke-empat Tsk berikut BB dibawa ke BNN Pusat guna penyidikan lebih lanjut, sebut Kapolres Aceh Tamiang Akbp Zulhir Destrian, Sik. MH melalui Kasat Narkoba Yudistira Putra, SH kepada tribrataNews.polresacehtamiang.com Usai pelaksanaan Press Release.

loading...