tribratanews.polresacehtamiang.com-Kapolres Aceh Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian, SIK. MH menghadiri kegiatan Rapat terkait penyelesaian Potensi Konflik Sosial Antara Perusahaan dengan Karyawan di Aula Kerja Wakil Bupati Aceh Tamiang. Rabu (31/1/18). Jam 17.00 wib.

Kegiatan rapat membahas musyawarah penyelesaian konflik sosial antara perusahaan dengan karyayan PT. Beutami Perkebunan Rantau dan PT. Parasawita Perkebunan Seruway.

Rapat di pimpin oleh Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M.Kn dan dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, T. Insyafuddin, ST, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian, SIK, MH, Anggota komisi D DPRK Aceh Tamiang Syaiful Bahri, Kasat Intelkam Polres Aceh Tamiang AKP Firdaus Jufrida, ST, M.Si, Kadisnakertrans Kab. Aceh Tamiang Sdr. Yusbar, Asisten I Pemkab Aceh Tamiang Mix Donald, Kabag Hukum Pemkab Aceh Tamiang Ramadani, KBO Sat Intelkam Polres Aceh Tamiang Ipda M. Putra Yoni, SH, Kabid HI Disnakertrans Kab Aceh Tamiang Supriyanto, DPC SPSI, Ketua PUK PT. Parasawita dan Perwakilan karyawan PT. Beutami dan PT. Parasawita.

Bupati Aceh Tamiang menjelaskan bahwa permasalahan tersebut sudah dibicarakan dengan Kapolres Aceh Tamiang dan manajemen PT. Parasawita, bahwa manajemen baru akan membayarkan pesangon terhadap 9 orang karyawan tersebut sepanjang ada persetujuan dari manajemen yang lama dan hasil dari komunikasi dengan pimpinan PT. Parasawita (manajemen lama) bahwa PT. Parasawita sudah menyetujui dengan akan membayarkan uang pesangon tersebut. Untuk saat ini akan dibangun komunikasi dengan manajemen baru terkait waktu dan mekanisme pembayaran uang pesangon tersebut jadi diharapkan para karyawan bersabar dalam menunggu waktu pembayarannya.

Kapolres Aceh Tamiang menghimbau, agar pihak Disnakertrans mengaudit kembali kontrak kerja dan segala administrasi terkait mutasi yang terjadi dan Keputusan yang diambil dalam musyawarah perselisihan di PT. Betami Rantau yaitu pihak Disnakertrans mendatangi perusahaan untuk mengecek administrasi/kontrak kerja terkait mutasi karyawan dan diharapkan karyawan untuk sabar menunggu hasil dari kerja pihak Disnakertrans.

Atas penjelasan Bupati dan Kapolres, selanjutnya perwakilan karyawan Suherman (sekretaris DPC Sarbumusi ) menyatakan siap menunggu keputusan waktu pembayaran uang pesangon karyawan PT. Parasawita dan Pemutasian Karyawan PT Beutami serta mengucapakan terima kasih kepada pemerintah daerah dan Kapolres yang cepat tanggap dalam mengambil upaya ataupun langkah penyelesaian permasalahan.

Dengan kebijakan Bupati dan Kapolres selanjutnya rencana aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh para karyawan PT. Parasawita Perkebunan Seruway pada hari Kamis s/d Sabtu tanggal 01-03 Februari 2018 di depan Kantor Bupati Aceh Tamiang dan Kantor DPRK Aceh Tamiang dibatalkan. Ujar Suherman.

 

 

loading...