ACEH TAMIANG – Tim Opsnal Satres Nakoba Polres Aceh Tamiang meringkus dua orang tersangka diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis ganja dari dua lokasi berbeda, Rabu (4/7/2017).
Tersangka yang pertama kali ditangkap yakni berinisial, Ar alias Bobi (47) warga Dusun Melati, Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau. Kemudian tersangka kedua Ir alias Gobe (40) warga Dusun Pahlawan, Kota Kualasimpang.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasatres Narkoba Iptu. Wijaya Yudistira Putra, SH kepada tribratanews.polresacehtamiang.com Kamis (6/7/2017) mengatakan, tersangka Ar ditangkap sekitar pukul 15.30 WIB saat berada di jalan Rantau-Kualasimpang, kawasan Desa Durian, Kecamatan Rantau. Kemudian dari hasil pengembangan selang satu jam kemudian ditangkap lagi tersangka kedua, yakni Ir, sekitar pukul 16.30 WIB di jalan KS Tubun, Kota Kualasimpang.
Dipaparkan, awalnya Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang mendapatkan informasi bahwa diruas jalan umum seputaran jembatan Desa Durian Kecamatan Rantau ada seorang laki-laki pengemudi becak motor diduga sebagai penjual/pengedar narkotika jenis ganja.
“Kemudian Tim Opsnal Satres Narkoba mendalami info tersebut dan melakukan penangkapan terhadap Ar yang sedang mengemudikan becak mesin sekaligus menyita barang bukti sebanyak belasan paket/ams ganja dari dalam saku celananya,” urai Kasat.
Wijaya Yudi menambahkan, dari hasil pengembangan kasus, Ar mengakui memperoleh barang haram tersebut dari Ir alias Gobe. “Gobe juga berprofesi sebagai tukang becak. Dia ditangkap pada pukul 16.30 WIB ketika sedang parkir becak di jalan KS Tubun depan toko Nilasari, Kota Kualasimpang,” terang Wijaya.
Dijelaskan, adapun barang bukti yang telah disita dari tersangka pertama atau Ar yaitu, sebanyak 15 ams daun ganja kering seberat 70 gram, uang Rp 50 ribu, satu ponsel dan satu unit becak mesin Shamo Nomor Polisi BL 6949 UE. Sedangkan, dari tersangka kedua Ir, turut diamankan sebanyak tiga bungkus/paket ganja ukuran besar yang sudah siapa edar sekitar 3 kg, berikutnya lima paket/ams ganja ukuran sedang sekitar 200 gram, uang tunai Rp 140 ribu, satu ponsel dan satu unit becak mesin Shamo warna hitam BL 6889 UE.
“Untuk tersangka kedua ini, selain ditemukan barang bukti ganja yang dibawa, juga ditemukan barang bukti sama saat penggeledahan di rumah tersangka sebanyak tiga bal/3 kg ganja,” ungkapnya sembari mengatakan, saat ini terhadap dua orang tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Aceh Tamiang guna proses pemeriksaan lebih lanjut.
Humas Atam
Riyan Nanda
loading...