ACEH TAMIANG – Devi Hamdani alias Devi Botak (36) warga Desa Sriwijaya, Kecamatan Kuala Simpang dan Taufik Abdullah (45) warga Desa Paya Bujuk Seuleumak‎ Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa ditangkap unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Aceh Tamiang karena memiliki narkotika jenis ektasi dan sabu, Sabtu (13/5/2017) di terminal terpadu Kuala Simpang.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasat Narkoba Iptu. Wijaya Yudistira, SH kepada tribratanews.polresacehtamiang.com mengatakan, penangkapan terhadap dua pemilik narkotika tersebut bermula dari kecurigaan Polisi. “Pada pukul 01.00 WIB, unit Opsnal Sat Resnarkoba melakukan patroli di seputaran kota Kuala Simpang, saat melintas di terminal terpadu tim melihat salah satu tersangka dengan gerak-gerik mencurigakan lalu tim mendekati, pada saat tim mendekat tersangka langsung membuang satu bungkusan yang belakangan diketahui pil ektasi enam butir,” kata Iptu Wijaya Yudistira.

Mendapat barang bukti narkoba, sambung Iptu Yudi, tersangka langsung ditangkap kemudian dilakukan pengembangan ke rumahnya. Alhasil, di rumah tersangka kembali ditemukan satu bungkus plastik yang berisikan 10 butir pil ektasi dan satu bungkus kemasan sedang sabu dengan berat 5,08 gram yang disimpan di dalam kaleng rokok.

Kepada Polisi, kata Iptu Yudi, tersangka Devi Botak mengaku barang haram tersebut diperoleh dari tersangka Taufik. Lalu polisi kembali melakukan pengembangan dengan menunggu tersangka di terminal yang sebelumnya sudah janjian dengan Devi bertemu di terminal. ‎Setelah ditunggu beberapa saat, sekitar pukul 02.00 WIB tersangka Taufik muncul dengan menggunakan mobil Suzuki Escudo BK 1341 GA dan langsung ditangkap petugas. “Saat dilakukan penggeledahan dalam mobil, ditemukan satu bungkus sabu dengan berat 4,96 gram yang diselipkan di samping tempat duduk sopir,” tutur Iptu Yudi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini dua tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Aceh Tamiang untuk proses hukum.

Humas Atam
Riyan Nanda

loading...