Tribratanewspolresacehtamiang. Com.- Dua pelajar Putri Sekolah Dasar  Nabila Ramadhani, Binti T, Iskandar, 12 Th dan Dela Anggraini Binti Abu Bakar, Umur 10 th, keduanya penduduk Kampung Lubuk Batil, meninggal Dunia, tenggelam saat bermain/mandi di parit bekas Galian Beko yang terdapat di Dusun Pang, Kampung Lubuk Batil, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (05/12/2020), pukul 14.15 Wib.

Kapolsek Bendahara AKP Asrunaldi yang di wakili oleh Waka polsek Ipda Agus gani Harto, SH, saat di temui oleh Tribratanewspolresacehtamiang,com.- membenarkan prihal Musibah yang menimpa  ke dua pelajar Sekolah Dasar putri tersebut, dalam penjelasannya ia mengatakan bahwa kedua korban bermain dan mandi di parit bekas galian beko tersebut bersama seorang temannya yang lain yang bernama Nurmala, 7 Th.

Lebih lanjut Ipda Agus Gani Harto, SH menjelaskan bahwa lokasi Parit bekas Galian Beko tempat korban tenggelam berjarak sekira 80 Meter dari rumah para korban, Parit tersebut memiliki kedalaman sekira 1,5 Meter, Air yang ada di dalam parit berasal dari curah hujan dan karena saat ini curah hujan tinggi, air di dalam parit tersebut menjadi agak dalam, Saat kedua korban tenggelam, temannya yang bernama Nurmala menyaksikan langsung kejadian tersebut, jelas Waka polsek.

Adapun kronologis kejadian sebagai berikut, Pada hari sabtu tgl 05 Desember 2020 sekira pukul 13.55 wib ke dua korban pergi bertiga bersama temannya yang bernama Nurmala untuk melihat abang Dari Nurmala (bernama Indra) yang sedang memasang bubu ikan, sekira berjarak 100 meter dari lokasi abang si Nurmala memasang bubu ikan, ada parit bekas Galian Beko yang telah  berisi air hujan, ketiga pelajar sekolah dasar tersebut lalu pergi menuju parit  dan sesampai di sana mereka lalu  mandi-mandi.. sekira 15 menit mandi pelajar yang bernama Nabila Ramadhani dan Dela Anggraini tenggelam, mengetahui kejadian tersebut pelajar bernama Nurmala kemudian berlari untuk memberi tau abangnya prihal kejadian tersebut, mengetahu hal tersebut abang dari Nurmala (Indra) langsung berlari ke arah parit, sesampainya di parit tempat korban mandi-mandi, sdr Indra langsung melompat dan mengangkat kedua korban untuk selanjutnya membawa ke puskesmas sungai iyu, sesampainya di puskesmas dokter menyatakan korban sudah meninggal.

Menurut keterangan dokter Puskesmas Sungai Iyu, bahwa korban murni meninggal karena kekurangan oksigen, dan kondisi tubuh pada korban tidak ditemukan sebab-sebab adanya indikasi pembunuhan. Atas permintaan dari Pihak keluarga terhadap korban tidak dilakukan visum dalam (otopsi) saat ini ke dua korban telah di bawa rumah duka, untuk segera dilakukan pemakamannya.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here