ACEH TAMIANG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh Tamiang meringkus seorang tersangka pengedar sabu bersenjata api (senpi) disebuah warung nasi di Desa Sriwijaya, Kecamatan Kota Kualasimpang, Selasa (20/6/2017) malam.
Selain menangkap pelaku dan menyita barang bukti sabu 2,80 gram, BNN juga mengamankan satu pucuk senjata api rakitan laras pendek (pistol) dan amunisinya.
Kepala BNNK Aceh Tamiang AKBP. Rinaldi AG yang dikonfirmasi tribratanews.polresacehtamiang.com, Rabu (21/6/2017) siang membenarkan penagkapan tersebut. “Benar ada satu orang tersangka ditangkap tadi malam. Dari tangan tersangka didapatkan barang bukti sabu-sabu dan senja api jenis FN,” kata Renaldi.
Dipaparkan, pelaku berinisial TG (35) warga Desa Perdamaian, Kecamatan Kualasimpang, Aceh Tamiang merupakan target operasi yang selama sebulan terakhir ini diintai oleh petugas BNN. Tersangka ditangkap oleh Tim Seksi Pemberantasan BNNK Aceh Tamiang di Desa Sriwijaya, Kota Kualasimpang sekitar pukul 22.15 WIB, tanpa perlawanan.
“Kita telah melakukan pengintaian terhadap pelaku selama lebih kurang dua minggu. Pelaku ditangkap sedang makan diwarung, kemudian dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti sabu di saku celananya dan satu pucuk senpi rakitan yang terselip dipinggangnya,” terang Kepala BNNK Aceh Tamiang.
Terkait kepemilikan senja api, Rinaldi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku menggunakan senjata api rakitan tersebut hanya untuk menjaga diri. Dari TKP Sriwijaya, tersangka dibawa ke kantor BNNK setempat selanjutnya diserahkan ke Polres Aceh Tamiang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.
“Kita belum memiliki sel tahanan sendiri sehingga tersangkanya dan seluruh barang bukti diserahkan ke Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang untuk penyidikan selanjutnya,” ungkap Rinaldi sembari menambahkan, dengan keterbatasan saat ini, namun BNNK Aceh Tamiang sangat terbantu diayomi serta diperhatikan sepenuhnya oleh Polres Aceh Tamiang bersama-sama melakukan pemberantas narkoba di daerah ini.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasatres Narkoba Iptu. Wijaya Yudistira Putra, SH yang dihubungi Tribratanews.polresacehtamiang.com menyatakan, BNNK Aceh Tamiang telah menyerahkan satu orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu dengan inisial TG (35). Berdasarkan KTP, tersangka tercatat sebagai warga Dusun Bukit Suling, Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau.
Wijaya Yudi merincikan, adapun barang bukti yang diserahkan pihak BNNK berupa, satu buah tas sandang, tiga paket sabu 2,80 gram dan peralatannya seperti tiga kaca pirex, gunting, timbangan digital dan sejumlah ponsel. Barang bukti lainnya yaitu, satu pucuk senjata api rakitan pistol FN berikut 11 butir amunisi aktif jenis revolfer serta uang tunai sejumlah Rp 4 juta.
Atas penyerahan tersangka TG sekitar pukul 23.00 WIB tersebut, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang langsung melakukan pengembangan kasus malam itu juga. Petugas memburu pelaku lainnya atas kepemilikan senjata api illegal. “Sebab, menurut keterangan tersangka, senjata api didapat dari rekannya warga Kampung Durian, Rantau, yang saat ini sedang diburu,” ungkap Kasat, yang masih merahasiakan identitasnya.
Menurut Wijaya Yudistira, tersangka TG bisa dijerat dengan pasal berlapis dan Undang-undang Darurat Nomor 12/1951 menyangkut kepemilikan senjata api atau bahan peledak tanpa izin.
Humas Atam
Riyan Nanda
loading...