Tribratanewspolresacehtamiang. Com. – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kuala Simpang AKP Tavip Priawen, SH melalui Unit Reskrim yang di pimpin langsung oleh Kanit Reskrim Aipda Gidion Manurung, SH, berhasil mengamankan 3 (Tiga) orang laki laki yang di duga sebagai pelaku Tindak Pidana Pencurian di sebuah Ruko penjualan Hand Phone (HP) yang terletak di Jln Cut Nyak Dhien No 34 Kota Lintang, Kec Kota Kuala Simpang, Kab Atam, Minggu ( 23/ 02 / 2020 ), Pukul 02.00 Wib.

3 (Tiga) laki laki yang di duga sebagai pelaku Pencurian di sebuah Ruku Penjualan Hp tersebuah bernama HK, Umur 39 Th, Pekerjaan Wiraswsata, Alamat Jln Karya Jaya, Gang Karya 13, Nomor 3, Lingkungan XV, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kec, Medan Johor, Kota Medan, MS, Umur 39 Th, Pekerjaan Wiraswasta, alamat Jln Lumpu 1, Nomor 287, Medan Johor dan TJP, Umur 47 Thn, Pekerjaan Wiraswasta, alamat Jln Bahagia Gang Kali, No 38 Titi Rantai Padang Bulan Medan, sedangkan Ruko Penjualan HP yang di Curi adalah milik Sdr William Than, Umur 43 Th, Pekerjaan Wiraswasta, Alamat, Jln, Jendran A, Yani, Nomor 38, Kuala Simpang, Kab, Aceh Tamiang.

Tersangka pelaku Pencurian di dalam Ruko penjual HP tersebut berjumlah 6 (Enam) orang tetapi yang tertangkap baru 3 (Tiga) orang sedangkan yang belum tertangkap bernama DM, DD dan RN, ketiganya beralamat di Medan, Sumut, keenam tersangka adalah pekerja yang di kontrak melalui Pendor Sdr Budiman untuk membuat Brendingan (Tempat Kotak HP) di dalam Ruko tersebut, Selama mereka dikontrak bekerja untuk membuat Brendingan, mereka tinggal di dalam ruko, Ruko tersebut belum beroperasi tetapi HP yang hendak di jual sudah di simpan di dalamnya sehingga timbul niat para pekerja/pelaku untuk mengambil/mencurinya.

Adapan Hand Phone (HP) yang di curi oleh para pekerja/pelaku dari dalam Ruko tersebut berjumlah 43 (Empat Puluh Tiga) buah dengan berbagai Merk antara lain 13 ( Tiga belas ) Unit HP Merk Pelmi, 22 ( Dua Puluh Dua) Unit HP Merk Vivo dan 8 (Delapan ) Unit HP Merk Soumi dan atas kejadian tersebut pemilik Ruko mengalami kerugian 123.000.000 (Seratus Dua Puluh Tiga Juta Rupiah).

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ryan Citra Yudha, SIK, saat melakukan Konprensi Pers mengatakan bahwa penangkapan terhadap pelaku pencurian di sebuah Ruko penjualan HP adalah berdasarkan Laporan Polisi No, Pol B / 03 / II / 2020, tanggal 23 Februari 2020, yang di laporkan oleh Korban Sdr William Than, setelah ia menerima laporan dari Karyawan tokonya yang mengatakan bahwa Kotak HP yang ada di dalam Ruko tersebut berserakan sedangkan HP yang ada di dalam Kotak HP tersebut telah hilang.

Setelah menerima laporan tersebut Pelapor Sdr Wiliam Than memanggil orang kepercayaannya (Pengawas) Sdr Budiman sebagai Pendor untuk membuat Brendingan (Tempat Kotak HP) di dalam ruko tersebut, menurut penjelasan Pendor Sdr Budiman pelaku pencurian HP tersebut adalah para pekerja yang melakukan pengrehapan terhadap Ruko tersebut, hal itu dikarenakan mereka pada hari ini tidak berada lagi di Ruko, Sdr Budiman menambahkan bahwa tadi malam mereka bekerja sampai pagi, pada sekira pukul 02.00 Wib, mereka minta izin keluar istirahat untuk minum kopi tetpi hingga pagi mereka tidak kembali.

Berdasarkan keterangan dari Pendor Sdr Budiman, pada hari minggu tanggal 23 Februari 2020 Tim Oprasional Reskrim Polsek Kuala Simpang yang di pimpin langsung oleh Kanit Reskrim Aipda Gidion Manurung, SH melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan dalam pengejaran tersebut berhasil menangkap 3 (Tiga) orang pelaku antara lain  Sdr HK, MS dan TJP di 3 lokasi yang berbeda di daerah Medan Johor dan dari tangan ke tiga tersangka petugas berhasil menyita Barang Bukti berupa 8 (Delapan) Unit HP dan Uang hasil Gadaian 1(satu) Unit HP sejumlah RP 650.000 (Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

Sebelum mengakhiri penjelasannya Kasat Reskrim AKP Muhammad Ryan Putra Yudha, SIK mengatakan bahwa terhadap ke Tiga tersangka yang di tangkap, di kenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 Thn Penjara sedangkan terhadap ke tiga tersangka yang masih Boron, Polsek Kuala Simpang dan Polres Aceh Tamiang terus akan memburunya dan juga telah membuat DPO (Daptar Pencarian Orang) untuk di ketahui oleh seluruh jajaran Kepolisian   Republik Indonesia.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here