ACEH TAMIANG – Personel Unit Reskrim Polsek Kota Kuala Simpang meringkus empat orang tersangka yang di duga terlibat kasus Narkotika Jenis Sabu di Dusun Melati, Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Selasa (5/12/2017). Jam 20.00 wib.

Informasi di himpun tribratanews.polresacehtamiang.com Via Whatsapp Kapolsek Kota Kuala Simpang Iptu Sudirman, SE mengatakan Unit Reskrim Polsek Kuala Simpang bersama personil Badan Narkotika Nasional (BNN) Aceh Tamiang telah berhasil menangkap 4 orang yang di duga pelaku Narkotika jenis Sabu di Dusun Melati, Desa Bukit Tempurung berinial : EA (18), AI (20), NRY (18), MAM (24), kesemuanya warga Kecamatan Kuala Simpang dan Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Selain menangkap pelaku juga di sita barang bukti Narkotika jenis Sabu sebanyak 2 Bungkus Kecil yang di bungkus dengan plastik warna bening setelah di timbang seberat 0,38 Gram.

Dijelaskan, Berawal informasi masyarakat bahwa tersangka (EA) sedang menunggu pembeli sabu di Dusun Melati, Desa Bukit Tempurung. Selanjutnya Unit Reskrim bersama personil BNN Aceh Tamiang berhasil menangkap tersangka (EA) dan menemukan Sabu sebanyak 2 bungkus kecil di dalam kantong bajunya.

Pengembangan dari tersangka EA bahwa Sabu miliknya di beli dari tersangka (AI) dan pengakuan tersangka (AI) bahwa sabu tersebut di beli dari tersangka (NRY) kemudian pengakuan (NRY) bahwa sabu tersebut di beli dari (MAM).

Selanjutnya ke Empat tersangka dan barang bukti Sabu seberat 0,38 Gram di bawa ke Polsek Kuala Simpang untuk penyididikan lebih lanjut, ungkap Kapolsek.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasatres Narkoba Iptu. Wijaya Yudistira Putra, SH kepada tribratanews.polresacehtamiang.com Senin (28/8/2017) mengatakan, tersangka Acim diduga merupakan pengedar sabu-sabu lintas Kabupaten antara Langkat dan Aceh Tamiang. Dia ditangkap berkat pengembangan kasus dari dua orang tersangka pengguna sabu yang ditangkap lebih awal di jalan Medan-Banda Aceh dikawasan Desa Semadam, Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Senin kemarin sekitar pukul 15.30 WIB.

“Awalnya kita menangkap dua orang tersangka, yakni AS alias Ucok (28) dan JS alias Putra (25) warga Desa Purwodadi, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Mereka berdua mengaku mendapat barang dari Acim. Setelah dilakukan pengembangan kasus, kami berhasil menangkap Acim bersama tiga orang lainnya di Desa Halaban Jati, Kecamatan Besitang,” jelas Kasat.

Dipaparkan, barang bukti yang disita dari AS dan JS warga Aceh Tamiang berupa satu paket sabu ukuran mini 0,20 gram, satu unit sepeda motor matic BL 2555 WBM. Keduanya dipantau oleh Tim Opsnal gabungan Satres Narkoba dan Opsnal Satreskrim pada saat melaksanakan Patroli di perbatasan Aceh-Sumut. Petugas melihat dua orang mencurigakan sedang mengendarai sepeda motor, kemudian dilakukan pengejaran dan menghentikannya.

Saat diperiksa ditemukan barang bukti satu paket sabu disembunyikan di lipatan celana yang dikenakan AS. Selanjutnya mereka digelandang ke Mapolres Aceh Tamiang guna penyidikan.

Selanjutnya Polisi melakukan pengembangan pada hari itu juga Senin sekitar pukul 14.00 WIB dan ditangkap empat orang tersangka baru masing-masing, Acim (34), Nas (35), SRS (31) dan seorang perempuan RS (37). Keempat tersangka merupakan warga satu kampung yakni Desa Halaban Jati,  Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Disebutkan, dari tersangka Acim (pengedar) disita barang bukti sebanyak lima paket sabu 1,72 gram, satu buah tas sandang hitam berisi uang tunai Rp 4 juta, satu timbangan digital dan satu ponsel. Sementara dari tersangka RBS (perempuan) ditemukan barang bukti satu paket sabu 5,22 gram, satu buah tas jinjing hitam yg berisi uang senilai Rp 4,3 juta, dua buah timbangan digital dan tiga ponsel.

“Saat dilakukan penangkapan mereka tengah mengonsumsi sabu-sabu. Salah seorang tersangka SRS, sempat melarikan diri kebelakang rumah sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk meringkus pelaku. Sedangkan untuk tersangka RBS ditangkap didalam rumah dengan barang bukti 5,22 gram tersebut,” pungkasnya.

loading...